Macetnya Hidup di Dunia tak Seburuk Yang Kubayangkan
Hampir seperempat abad kehidupan yang saya jalani, berbagai gejolak atau mungkin saya lebih suka menyebutnya “ujian hidup” telah menjumpai saya, tentu ada skala prioritas dalam memecahkan atau menghadapi ujian tersebut. Dalam kacamata hidup saya, salah satu yang paling menjengkelkan adalah “bertindak tanpa dasar” lalu bertingkah seakan merasa paling benar, mending jika tingkah laku yang “sok” benar tersebut ada dasar yang diyakininya, karena ia masih memiliki keyakinan sebagai alasan dalam bertindak. Kenapa bertindak tanpa dasar menjad hal yang menjengkelkan ? ternyata disitulah saya akan menemukan pribadi yang tak memiliki tanggung jawab, dan disetiap krisis tanggung jawab disitulah orang dapat menyepelekan sesuatu. Ketika seseorang lari dari tanggungjawab, ia akan membuat bertambahnya kemacetan dalam hidupnya, kemacetannya akan semakin menumpuk karena ia orang yang menyepelekan sesuatu, dunianya akan semakin sempit dan lebih berliku. (seperti halnya macetnya jalan raya, ...